Passion

Passion…
Energi apa yang membuat von braun begitu getol dengan roket?…passion
Energi apa yang membuat sergei koreolev menempatkan satelit pertama?…passion
Energi apa yang membuat orang rela bekerja keras dengan atau tanpa imbalan?…passion
dan
Energi apa yang menggerakkan saya bolak-balik jkt-bdg?…ya…passion

passion adalah energi dari dalam diri kita dimana kita sangat bersemangat mengerjakan suatu aktifitas tertentu. kita merasa kuat dan berenergi ketika mengerjakannya. dan seperti quto yang diambil dari sini , bahwa passion terletak pada aktivitasnya, bukan profesinya dan kita gak akan dapat passion tanpa “bergerak” untuk berkarya.

beruntunglah orang yang sudah menemukan passion-nya… dengan bekerja yang diikuti passion, tentu akan membuat hidup lebih bermakna.

Read :   belajar UML

lalu, apa passion saya?
sepertinya passion saya (setidaknya yang saya rasakan sekarang ini) adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan sistem, otomatisasi, dan kontrol.

sepertinya semua berbau engineering? kenapa bisa masuk astronomy yang berupa sains?
ya, tampaknya memang seperti itu…. tapi jangan salah, di dalam astronomy itu banyak sekali sistem. sistem tata surya, sistem satelit, sistem galaksi, dan sistem paling menakjubkan adalah sistem alam semesta, ini yang dulu ketika spmb membuat saya excited. otomatisasi dan kontrol masuk dalam instrumentasi astronomi, dimana saya tugas akhir tentang teleskop radio yang masuk dalam kategori instrumentasi. Tanpa masuk di astronomi, mungkin saya tidak bisa seperti sekarang, yaitu suatu kondisi yang sangat saya syukuri.

Read :   Antara Film Man of Steel dan Astronomy

sistem, otomatisasi, dan kontrol yang menyatu dengan asri-nya alam adalah hal yang paling menarik. bisa mengontrol server sambil melihat hijaunya alam sekitar, membuat sistem dan mengimplementasikannya, melihat dan memantau sistem yang sedang bekerja…it’s wonderful…

Dan, momen refleksi yang paling istimewa adalah ketika berada di perjalanan antara Bandung – Jakarta. disitu pikiran bisa berkelana kemana-mana. Memproyeksikan kegiatan yang telah dilalui, sekarang dan yang akan datang. ibarat instrument, moment ini adalah suatu kalibrasi bagi saya. saat dimana kita bisa menyesuaikan arah dan mengoreksi haluan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.